OSIS SMK N 1 Batang

Entri Populer

Organisasi Siswa Intra Sekolah
(OSIS)
SMK Negeri 1 Batang
Berkreasi dan berinovasi dengan edukasi yang berbobot guna menunjang kegiatan siswa/siswi SMK Negeri 1 Batang.
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 06 November 2010

Pesan Para Pahlawan

. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya."

Tanggal 10 November diperingati sebagai hari pahlawan yang ditujukan untuk mengenang perjuangan para pahlawan di Surabaya tahun 1945. Dan pada setiap tanggal itu pula dibacakan pesan-pesan para pahlawan, agar dapat diambil nilai-nilai perjuangannya.
Berikut ini adalah pesan-pesan tersebut :


PESAN - PESAN PERJUANGAN DARI  PAHLAWAN NASIONAL 
1          Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang:
"Untuk keamanan dan kesentausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan, tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugrahNya yang tiada ternilai harganya"
(Disampaian pada saat Nyi Ageng Serang mendengarkan keluhan keprihatinan para pengikut/rakyatnya akibat perlakuan kaum penjajah)




Selasa, 02 November 2010

Menjadi Pengurus OSIS = Belajar Berorganisasi

Apa sih sebenarnya OSIS itu?

Secara sistematis OSIS mempunyai pengertian : Kelompok kerja sama antara pribadi, yang pesertanya adalah siswa pada satuan pendidikan sesuai jenjangnya, yang terletak di dalam dan di antara lingkungan sekolah, yang tugasnya berkesinambungan guna mencapai tujuan bersama. Sedangkan secara organisasi pengertian. 


OSIS itu sendiri merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan, dan merupakan salah satu sistem yang berfungsi sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) merupakan satu-satunya organisasi kesiswaan yang berada di lingkungan sekolah. 


Tujuan didirikannya OSIS adalah untuk melatih siswa dalam berorganisasi dengan baik dan menjalankan kegiatan sekolah yang berhubungan dengan siswa. Sebagai satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan yang selaras dengan visi misi sekolah maka organisasi ini bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain, dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. Karena OSIS sendiri merupakan wadah organisasi siswa di sekolah. Oleh karena itu setiap siswa secara otomatis menjadi anggota OSIS. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.

Lalu siapa saja yang dapat menjadi pengurus OSIS?

Pada prinsipnya semua siswa boleh dan bisa jadi Ketua dan pengurus OSIS. Hanya saja mengingat tugas dan tanggung jawab pengurus OSIS itu berat dan cukup menyita perhatian akhirnya diadakan semacam seleksi untuk menentukan siapa saja yang boleh dan berhak jadi pengurus OSIS. Seleksi semacam ini memang penting karena citra baik sebuah sekolah salah satunya tergantung pada imej yang dibangun oleh para pengurus OSIS nya melalui berbagai kegiatan-kegiatan yang mereka rancang dan lakukan.


Menurut buku pedoman kegiatan kesiswaan yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI tahun 2007, disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus OSIS :
1) Bertaqwa kepada Tuhan YME.
2) Memiliki budi pekerti luhur dan sopan santun terhadap guru dan teman.
3) Memiliki bakat dan kemampuan sebagai pemimpin siswa.
4) Memiliki kemauan, kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang seni dan tata cara berorganisasi.
5) Dapat mengatur waktu antara kegiatan OSIS dan pelajaran dengan sebaik-baiknya.
6) Para calon pengurus dicalonkan oleh majelis perwakilan kelas.
7) Para calon pengurus memberikan pernyataan kemampuan, berpikiran jernih dan memiliki wawasan mengenai kondisi persekolahan.
8) Tidak duduk di kelas terakhir (kelas 3).
9) Khusus untuk ketua OSIS; harus memiliki pemgalaman berorganisasi dan sedang tidak duduk di kelas 1 dan 3 serta mampu menggerakkan anggota OSIS dan berwibawa.

Dengan menjadi pengurus OSIS, siswa akan mendapatkan pembekalan berupa suatu pelatihan berorganisasi dan latihan dasar kepemimpinan sebagai media untuk mendidik dan menyiapkan calon-calon pemimpin muda yang enerjik dan punya stamina berkegiatan yang tinggi. Selain itu pelatihan tersebut juga memberikan bekal pengetahuan berorganisasi yang baik dan menanamkan kepercayaan diri bahwa mereka bisa dan sanggup memikul amanah organisasi.
Konsekuensi menjadi pengurus OSIS.

Menjadi pengurus OSIS memiliki konsekuensi tersendiri, bisa berupa hal positif dan tak jarang juga memiliki konsekuensi negatif. Hal positif yang insya Allah akan ditemukan oleh para pengurus OSIS adalah kepuasan diri dan kesenangan batin yang susah diukur dengan materi. Karena dengan menjadi pengurus OSIS berarti kita diberikan kepercayaan yang lebih dari pihak sekolah dan teman-teman sekolah untuk berbuat banyak hal positif demi mengharumkan nama baik sekolah. Jika keinginan pihak sekolah dan teman-teman tersebut dapat diwujudkan maka tentu saja ada nilai kebanggaan dan kepuasan tersendiri di sana. Nama kita akan dikenang oleh teman-teman dan juga guru sebagai siswa yang aktif berorganisasi dan mampu berprestasi maksimal. Alhasil ketika kita suatu saat kelak bertemu lagi dalam sebuah acara reuni dengan guru-guru atau teman-teman semasa sekolah dulu, suatu gambaran atau imej positif tentang prestasi kita akan langsung tertanam di memori mereka. Namun ternyata sisi negatifnya juga ada. Seperti ketidakmampuan membagi waktu antara organisasi dan pelajaran sehingga membuat nilai-nilai para pengurus OSIS merosot tajam. Para pengurus OSIS kadang selalu diidentikkan dengan kata “pesuruh guru” alias suka disuruh-suruh guru bekerja ini-itu, ambil ini-itu, kerjakan ini-itu dan seterusnya setiap kali ada acara atau kegiatan di sekolah. Kemudian adanya keluhan dari para orangtua yang merasa anaknya jarang ada di rumah atau sering terlambat pulang ke rumah dengan alasan sedang rapat OSIS atau beralasan sedang sibuk dengan kegiatan OSIS. Belum lagi masalah masih adanya sejumlah guru yang kurang senang dengan para pengurus OSIS yang minta izin keluar kelas (alias tidak mengikuti pelajaran) dengan alasan harus mengikuti rapat atau sedang ada kegiatan OSIS lainnya.
 

Sisi negatif lainnya adalah masih adanya pengurus OSIS yang suka memanfaatkan jabatan atau kedudukannya selaku pengurus OSIS untuk menghindari kewajiban mengikuti pelajaran dalam kelas terutama mata pelajaran tertentu yang dianggapnya membosankan dengan cara beralasan sedang rapat atau sedang ada kegiatan OSIS, padahal hanya sekedar kumpul-kumpul bercanda dan ngerumpi ria di ruang sekretariat OSIS. Kemudian ada juga beberapa pengurus OSIS yang menjadikan media kegiatan OSIS sebagai sarana mencari ‘jodoh’ sehingga dia akan aktif jika si doi ada di OSIS namun jika si doi tersebut tidak hadir dia menjadi kurang bergairah bahkan tidak melaksanakan apa yang seharusnya menjadi kewajibannya sebagai pengurus OSIS.

Senin, 01 November 2010

Kemah Gabungan

Proker (Program kerja ) OSIS yang selanjutnya yaitu Kemah Gabungan.

Tanggal 23 - 24 Oktober 2010, OSIS SMK Negeri 1 Batang mengadakan Kemah Gabungan.
Kemah Gabungan disini yaitu kemah tanpa tenda yang artinya tempat untuk beristirahat dan materi berada dalam kelas yang telah disediakan oleh OSIS.
Acara ini diikuti oleh beberapa Ekskul antara lain :

  • PKS (Patroli Keamanan Sekolah)
  • PMR (Palang Merah Remaja)
  • BISMAPALA (Bisnis Management Pecinta Alam)
  • Under Cover (Kesenian)

Tujuan utama OSIS mengadakan kegiatan ini adalah untuk menghemat tenaga, waktu dan biaya. Sehingga acara ini biasa dilakukan tiap tahunnya.
Disini OSIS hanya sebagai panitia umum yang berarti hanya sebagai penyedia dan pengatur jadwal sehingga acara dan ter-manage dengan baik.
Acara dimulai dengan Upacara pembukaan yaitu hari Sabtu,23 Oktober 2010 jam 16.00. yang dibuka oleh Drs. Diyono Selaku WKS 4 (bagian Kesiswaan).
Malam harinya masing - masing ekskul mengadakan JJM (jalan - jalan malam ) dengan rute yang berbeda tentunya, ada yang masuk ke perkampungan, ada yang lewat sawah dan ada juga yang lewat dalam kuburan..
Serem emang, tapi ini merupakan hal yang dianggap sebagai ajang untuk melatih keberanian / mental adik-adik peserta Kemah Gabungan.

Sorenya oun penutupan yang dilanjutkan dengan saresehan.




OSIS 2010 - 2011
BISA !!!!
Sabtu, 01 Mei 2010

Lambang OSIS SMK Negeri 1 Batang beserta Artinya

Lambang OSIS SMK Negeri 1 Batang adalah simbolisasi yang diinginkan bersama kesatuan Pelajar/Siswa SMK Negeri 1 Batang.
Sabtu, 21 November 2009

Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Batang Masa Bhakti 2007/2008


Pengurus OSIS 2007/2008 adalah tekad antara kepengurusan Cogito Ergo Sum dengan api yang membara dan Golden Butterfly dengan air yang menghanyutkanPeralihan OSIS COGITO ERGO SUM dan GOLDEN BUTTERFLY membuat penyemangat bersama. Sutresno dengan penyemangatnya lebih jauh beda dengan Cakup Rohim.
Sabtu, 24 Oktober 2009

Berpose dengan PD menantang MALU


Berinspirasi yang terbaik itu penting, Percaya Diri Modal semuanya.

3 Sahabat ini adalah orang-orang yang ingin menggambarkan "Apalah Arti Malu karena takut imagenya hilang, dan menghilangkan malu untuk berprestasi lebih baik". dengan dasar Jangan pernah menyerah walau orang lain memandang sebelah mata.


Semua akan jadi lebih baik.



by. Pengurus OSIS Lama.

Pengurus OSIS Masa Bhakti 2008/2009


Terpanggil untuk melaksanakan amanah sangatlah membuat bangga dan ingin melakukan yang terbaik untuk itu. Itulah semangat kami yang membara, karena telah berucap janji di pelantikan hari itu.

Hari demi hari terlewati begitu saja dengan kegiatan yang pas-pasan. Namun kami coba untuk memberikan yang terbaik untuk semua. Namun apa daya keterbatasan membenturkan wajah semangat kami.




Banyak kegiatan yang terlaksana baik.... banyak juga kegiatan yang terbangkai tak terlaksanakan. Namun semua juga mempunyai pertimbangan yang kongrit. Dari pengurus, guru, dan anggota OSIS yang ada di tiap kelas yang ada.

Semuanya mengantarkan kami ke jenjang managemen emosional yang mungkin baik bagi kami. Terima Kasih pihak Sekolah, Guru, Karyawan TU, Siswa/Anggota, dll.

Sebelumnya kami juga memintakan maaf atas kesalahan yang membuat semuanya bergunjang dan membuahkan buah bibir.

Kamis, 28 Mei 2009

XL Ngamen keliling Sekolah mampir

Pernah kebayang kedatangan Artis yang akan naik daun di belantara Musika Indonesia?
itulah yang digegerkan SMK kami, yang mendadak dikunjungi XL untuk mempersembahkan baktinya kepada pendidikan.

Acara dibuka oleh band lokal SMK kami, yang jumlahnya hampir 10 band... hebat kan?
diteruskan 2 bintang tamu yang salah satunya merupakan adik Charlie ST'12, ingat saja lagu cemara itulah lagu yang dibawakan Sembilan Band dan salah satu finalis Indi Band.

Acara meriah banget, walau ada kekurangan, siswa kami tetep tersenyum lebar karna dapat bertemu artis.
Jumat, 10 April 2009

Singkat tentang OSIS

OSIS (kepanjangannya adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama((SMP)) dan Sekolah Menengah Atas((SMA)). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing seorang guru yang dipilih oleh pihak sekolah.

Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.

Latar Belakang

Tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Struktur Organisasi

Pada dasarnya setiap OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS terdiri atas:

  • Ketua Pembina (Biasanya Kepala Sekolah)
  • Wakil Ketua Pembina (Biasanya Wakil Kepala Sekolah)
  • Pembina (Biasanya Guru yang ditunjuk oleh Sekolah)
  • Ketua Umum
  • Wakil Ketua I
  • Wakil Ketua II
  • Sekretaris Umum
  • Sektetaris I
  • Sekretaris II
  • Bendahara
  • Wakil Bendahara
  • Ketua Sekretaris Bidang (sekbid) yang mengurusi setiap kegiatan siswa yang berhubungan dengan tanggung jawab bidangnya.

Dan biasanya dalam struktur kepengurusan OSIS memiliki beberapa pengurus yang bertugas khusus mengkoordinasikan masing-masing kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah.

Wawasan Wiyata Mandala

Dengan memperhatikan kondisi sekolah dan masyarakat dewasa ini yang umumnya masih dalam taraf perkembangan, maka upaya pembinaan kesiswaan perlu diselenggarakan untuk menunjang perwujudan sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala.

Berdasarkan surat Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor :13090/CI.84 tanggal 1 Oktober 1984 perihal Wawasan Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan sekolah, maka dalam rangka usaha meningkatkan pembinaan ketahanan sekolah bagi sekolah-sekolah di lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasra dan Menengah, Departemen pendidikan dan kebudayaan, mengeterapkan Wawasan Wiyatamandala yang merupakan konsepsi yang mengandung anggapan-anggapan sebagai berikut.

  • Sekolah merupakan Wiyatamandala (lingkungan pendidikan) sehingga tidak boleh digunakan untuk tujuan-tujuan diluar bidang pendidikan.
  • Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya, yang harus berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk:
    1. meningkatkan ketakwaan teradap Tuhan yang maha Esa,
    2. meningkatkan kecerdasan dan keterampilan,
    3. mempertinggi budi pekerti,
    4. memperkuat kepribadian,
    5. mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
  • Antara guru dengan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang baik untuk mengemban tugas pendidikan.
  • Para guru, di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu (dipercaya) dan ditiru, betapapun sulitnya keadaan yang melingkunginya.
  • Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, namun harus mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang sadar atau tidak, dapat menimbulkan pertientangan antara kita sama kita.

Untuk mengimplementasikan wawasan Wiyatamandala perlu diciptakan suatu situasi di mana siswa dapat menikmati suasana yang harmonis dan menimbulkan kecintaan terhadap sekolahnya, sehingga proses belajar mengajar, kegiatan kokurikuler, dan ekstrakurikuler dapat berlangsung dengan mantap.

Upaya untuk mewujudkan wawasan Wiyatamandala antara lain dengan menciptakan sekolah sebagai masyarakat belajar, pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), kegiatan kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstra-kurikuler, serta menciptakan suatu kondisi kemampuan dan ketangguhan yakni memiliki tingkat keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan yang mantap.

Rabu, 25 Maret 2009

Image atau Berani?

Dalam organisasi tak asing dengan pengorbanan, pengorbanan seorang pengurus organisasi selalu bermanfaat bagi organisasi nya.

Bahkan ada yang meluangkan penuh waktunya demi itu. Tatkala dari mereka ada yang dimarahi orangtuanya. Jauh dari keluarganya karena kurang kontak.

Apakah dengan ini mereka jawab. Hanya berakting menjadi banci-banci panggung saja ga’ mau. Apakah yang mereka jawab “aku sorry ya, ntar imageku jadi jatuh”, alah gombal….. Menurutku.

Aku dah menilai semua orang di OSIS baik temen, kakak kelas, ataupun guru tlah ku nilai. Yang akan jadi lagi, yang akan eksis lagi dan yang akan membuat maju SMK aku tahu.

Aku benci kesombongan, dan kesombongan di benci Allah swt, dan ALLAH lah yang pantas memiliki sifat itu. Tak seorangpun yang berhak memiliki sifat itu.

Kebersamaan

Kebersamaan yang telah terjalin bersama, sejalan, senasib, dan sepenanggungan kan teringat selalu.

Jangan pernah melupakannya, kuyakin kalian ga’ pernah mau melupakan itu. Walau dendam mendasari, walau marah menhujani, kuyakin OSIS ga’ pernah akan dibuat berantakan oleh kalian.

Ku sayang kalian layaknya sebagai adik dan kakak seperti keluarga kecil yang hidup di sekolahan.

Mars OSIS SMK Negeri 1 Batang

OSIS smk, OSIS smk, OSIS smk 1 batang

Slalu ceria, slalu gembira, OSIS smk penuh karya

Janganlah engkau marasa ragu,

untuk melangkah lebih maju

Janganlah ragu, janganlah bimbang OSIS smk pasti jaya

Smk!! Smk!! Smk pasti jaya

OSIS OSIS OSIS hu………….!!!

Langkah OSIS

OSIS ; Siapa yang tak kenal organisasi ini? Organisasi yang terlahir di lingkungan sekolah menengah ini sangat memberikan dasar pelekatan jati diri seseorang yang belum terungkap.

OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah organisasi yang berdiri dilingkungan sekolah yang keberadaanya diatas organisasi-organisasi lainnya.

Seorang pengurus OSIS setidaknya memiliki kreativitas yang tinggi agar dapat membuat kegiatan yang beda. Seorang pengurus OSIS harus pandai agar dapat mengatur waktu, mengatur kegiatan, dan mengatur personilnya. Dan seorang pengurus OSIS minimal mempunyai pengetahuan tentang wiyata mandala dan baris berbaris.

Dari semua pengurus OSIS pasti ada yang tahu apakah dirinya memenuhi. Mungkinkah yang mereka tahu hanyalah tugas hari itu terpenuhi? Ataukah juga mereka hanya ikut-ikutan ketua mereka, bergerak ketika diperintah dan menunggu perintah…. menunggu…. dan menunggu.

Hal ini menunjukkan bahwa pengurus OSIS hanya ikut-ikutan, gak punya kreativitas yang tinggi untuk OSIS.

Semua itu kembali kemasing-masing. Akankah merekakan berubah di masa bhakti mendatang? Ataukah akan tergantikan orang baru dalam organisasi.
Pendidikan Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Mandiri bersama OSIS SMK Negeri 1 Batang
"Meraih Cita-Cita Yang Tak Ternilai Harganya, Melintasi Awan"

SMK Negeri 1 Batang

Mimbar Pengumuman

PENGUMUMAN


ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH
(OSIS)
SMK Negeri 1 Batang


Selamat Berkarya Siswa SMK Indonesia


[info kosong]


informasi :
OSIS OFFICE

SMK Negeri 1 Batang
Jl. Ki Mangunsarkoro No. 2 Batang 51211

e-mail : osis.smknesaba@gmail.com
weblog : osis-smk1btg.blogspot.com

Followers

Total Pengunjung